Sebelum Anda melanjutkan untuk melakukan tutorial ini, pastikan Anda sudah:Documentation Index
Fetch the complete documentation index at: https://docs.scalev.com/llms.txt
Use this file to discover all available pages before exploring further.
- Mengintegrasikan ad account Meta ke Scalev.
- Sudah memiliki/membuat Custom Audience dengan type Customer List di Meta
- Membuat custom audience di ad account Meta Ads Anda setidaknya untuk 2 event (KETIKA ADA ORDERAN & KETIKA PEMBAYARANNYA SUDAH DITERIMA).
- Pending → CA ketika ada event ORANG MELAKUKAN ORDER
- Confirmed → CA ketika ada event PEMBAYARAN ORANG TERSEBUT DITERIMA (kalau COD, ketika orang tsb deal - deal-an untuk jadi memesan dengan sistem pembayaran lewat COD terhadap CS olshop Anda).
- “Created” → Bisa dihiraukan.
- Completed → Tidak wajib. Tapi kalau Anda mau, ini Anda bisa connect-kan ke CA yang menandakan orang ini sudah selesai transaksinya dengan Ada. Kalau produk digital, berarti sudah bayar & terima produknya. Kalau produk fisik, owne sudah sampai terima uangnya & customer sudah sampai terima barangnya.
Misalkan, Anda memiliki iklan yang sudah berjalan lama dan event Purchase-nya sudah mengumpulkan banyak data audiens. Lalu Anda buat CA baru berdasarkan iklan tersebut (yang banyak event Purchase-nya), kemudian Anda sambungkan ke Scalev. Maka CA tersebut akan mengumpulkan data audiens dari yang sudah ada dan melakukan sinkronisasi secara otomatis dengan event Purchase baru yang terjadi di Scalev (ditambahkan dan ditimpa). Artinya, tiap order baru yang memicu event Purchase di Scalev jika data audiens di dalam order tersebut memiliki kecocokan data dengan CA yang baru tersebut maka Meta akan berupaya menimpa datanya. Namun jika data audiens-nya benar-benar baru dan belum ada kecocokan di dalam CA tersebut maka akan ditambahkan sebagai data baru ke CA tersebut.
Jenis-jenis Custom Audience
Ada pertanyaan dari salah satu user Scalev tentang best practice mengenai jenis CA yang sebaiknya digunakan dalam Scalev. Sebelum lanjut, perlu diketahui bahwa jenis CA itu cukup banyak. Berikut jenis-jenis CA yang ada di Meta: CA di Meta itu jenisnya beragam seperti ditampilkan pada screenshot di atas. Tapi yang akan dibahas di sini adalah CA yang populer digunakan yaitu Website dan Customer list.- CA Website - mengumpulkan data pengunjung website dari event-event yang triggered
- CA Customer list - mengumpulkan data customer yang sudah melakukan pembelian dari upload data secara manual
- CA Website memiliki batas waktu retensi audiens, contoh: 30 hari, 60 hari, 90 hari, dan seterusnya sampai maksimal 180 hari. Artinya data audiens di dalam CA tersebut terbatas oleh durasi yang ditentukan sendiri. Data audiens yang melebihi batas waktu retensi tersebut maka TIDAK DAPAT DIJANGKAU untuk ditarget dalam iklan.
- Sedangkan CA Customer list tidak ada batas waktu retensi audiens. Artinya data audiens CA ini durasinya ALL TIME. Jadi dari awal CA Customer list dibuat hingga seterusnya audiens DAPAT DIJANGKAU dalam iklan.

