Salah lima kejadian dimana customer merasa gak nerima email dari Scalev, adalah:Documentation Index
Fetch the complete documentation index at: https://docs.scalev.com/llms.txt
Use this file to discover all available pages before exploring further.
- Emailnya typo (gimana mau sampe ke inbox?).
- Emailnya masuk spam (kalo yang ini, banyak faktor).
- Emailnya si customer kepenuhan (minta ditabok).
- Pihak ketiga yang kirim email, ngirim. Tapi Scalevnya aja yang error (kalo ini salah Scalev).
- Scalevnya bener, tapi emang emailnya aja yang gak kekirim (nah kalo ini, salah pihak ketiga yang digunakan Scalev untuk kirim email. Sendgrid)
- Sang customer marah - marah atau merasa ditipu oleh tokonya salah satu user Scalev,
- Lalu user Scalev jadi melimpahkan kemarahan tersebut ke Scalev…
- Dimana mayoritas yang terjadi adalah: 1-3 (4 & 5 jarang terjadi)…
- Bagi customernya user Scalev.
- Bagi user Scalev.
- Bagi Scalev itu sendiri.
Tutorial:
- Ke store Anda.
- Ke bagian: “Notifikasi Email”.
- “Aktif”
- Ya, kirimkan untuk pesanan baru”
- 4 - 4nya, dicentang.
- Status order: Pending
- Status order: Confirmed
- Status order: Shipped
- Status order: Completed
Jadi…
Kalau emang nanti ada customer ngamuk - ngamuk di WA Anda karena merasa gak terima email apa - apa… Coba cek.- Kalau ternyata dia typo, Anda bisa semprot balik dia!
- Kalau udah “Delivered”, bisa Anda suruh dia cek spam folder.
- Kalau udah “Delivered”, tapi di folder spam gak ada juga. Coba suruh hapus - hapusin email dia. Kepenuhan kali. Lalu untuk email delivery produk digital, Anda bisa send ulang.
- 1 - 3 bukan, tapi tetep gak terima emailnya: Bisa hubungin Scalev. Bisa jadi emang Scalev yang error.
- 1 -4, bukan, tapi tetep gak terima emailnya: Nanti Scalev akan coba ngurus langsung ke Sendgridnya.
Dengan ini, semoga drama soal email kekirim atau gak kekirimnya, bisa hilang. Antara dengan customer.

